Komunitas Power of Mama: Satu Tahun Berkarya bagi Lingkungan

16 Agu 2023
Heribertus Suciadi

Komunitas Power of Mama: Satu Tahun Berkarya bagi Lingkungan

oleh | Agu 16, 2023

Gak kerasa loh, udah setahun aja ibu-ibu super dari  Kabupaten Ketapang ini membantu mengamankan lingkungan dari berbagai ancaman kerusakan alam. Iya nih Sob, ibu-ibu tangguh yang tergabung dalam Komunitas The Power of Mama  ini baru aja memperingati satu tahun umurnya yang pertama banget. The Power of Mama ini bukan geng-gengan superhero ala-ala, tapi lebih keren lagi karena mereka adalah ibu-ibu keren yang berhasil jadi pahlawan lingkungan!

Komunitas ini terbentuk tanggal 8 Juni 2022, dan baru-baru ini tanggal 16 Juni 2023 kemarin mereka ngadain acara ultah sekaligus pelatihan dan pengesahan anggota baru. Lahir tanggal 8 Juni kok malah milih tanggal 16 Juni buat merayakan? Nah, sebenernya gampang aja, soalnya pas tanggal itu juga ada pelatihan dasar dan pengesahan buat dua desa yang baru gabung. Kedua desa itu adalah Desa Kuala Tolak dan Desa Sungai Putri di Kecamatan Matan Hilir Selatan. Dua desa ini bikin tambah meriah komunitas TPOM dengan nambahin 32 anggota baru. Sebelumnya anggota TPoM ini terdiri 56 orang anggota dari 4 desa, yakni Desa Pematang Gadung, Desa Sungai Besar di Kecamatan Matan Hilir Selatan, juga Desa Sungai Awan Kiri dan Desa Sukamaju di Kecamatan Delta Pawan.

Foto bersama dalam momen perayaan satu tahun The Power of Mama (Rendi Afandi | Yayasan IAR Indonesia)

 Semua anggota lama juga hadir untuk mendapatkan penyegaran materi dan peningkatan kapasitas. Mereka juga berbagi cerita soal aksi-aksi mereka, baik yang di lapangan maupun pertemuan-pertemuan dengan pihak lain. Wah, makin akrab aja kayaknya mereka! Jadi, total mereka sekarang udah jadi 88 orang nih, semakin banyak semakin asyik kan?

Nah, kalian pasti pada mikir, apa aja sih yang sudah mereka lakuin selama setahun ini? Cekidot deh, mereka ini tipe-tipe ibu-ibu yang nggak main-main, bawaannya aksi terus. Ngebentuk barisan patroli, ngelawan kobaran api, dan gak pernah capek buat melakukan sosialisasi cara menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran. Mulai dari area Matan Hilir Utara, Muara PAwan, sampai Matan Hilir Selatan.

Selain itu, mereka juga nggak ketinggalan terjun langsung dalam pertanian dan ngebantu ngajarin masyarakat soal mangrove. Gak cuma itu, mereka juga jadi guru kece nih buat anak-anak, berbagi cerita dan pengetahuan tentang betapa pentingnya jagain lingkungan biar kehidupan kita semua tetap happy, termasuk manusia, satwa, dan alam sekitarnya.

Seru ya, teman-teman? Ini baru satu tahun aja udah banyak banget yang mereka lakuin. Apalagi ini bukan cuma cuap-cuap doang, tapi aksi nyata untuk membantu menjaga lingkungan. Jadi gak sabar lihat aksi mereka ke depannya kayak apa. Pasti lebih keren lagi dengan tambahan anggotanya itu.

Atensi yang muncul dari aksi para mama-mama super ini gak cuma datang dari Kabupaten Ketapang aja lho. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil  Kalimantan Barat, Pak Daniel Johan bahkan sengaja mengunjungi ibu-ibu ini  di Pusat Pembelajaran Sir Michael Uren di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Senin, 19 Juni 2023, gak lama setelah acara ulangtahun mereka. Gak cuma kunjungan dan ngobrol-ngobrol aja, Pak DJ (Daniel Johan maksudnya) ini juga menyatakan apresiasi dan dukungannya. 

Kunjungan Pak Daniel Johan ke Pusat Pembelajaran Sir Michael Uren pada 19 Juni 2023 (Muffidz Ma’sum | Yayasan IAR Indonesia)

“Saya mendukung apa yang dilakukan YIARI bersama masyarakat karena ancaman terbesar Indonesia, ancaman terbesar dunia saat ini, selain krisis pangan adalah bencana alam sehingga segala upaya yang bisa kita lakukan untuk mengkonservasi, menjaga, merehabilitasi, melindungi, memberikan dukungan terhadap kekuatan masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi sangat penting. YIARI bersama masyarakat sudah melakukan seluruh proses itu, cukup lama sehingga perannya menjadi sangat penting untuk kelestarian alam, pelestarian lingkungan,” ujar Pak Daniel.

Beliau juga menegaskan perlunya upaya-upaya nyata berkolaborasi dan berkomitmen dalam meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menjaga alam. “Memastikan sumber-sumber daya hayati itu terjaga dengan baik, adalah bagian dari komitmen untuk mendukung dan menjaga Indonesia agar bencana tidak menjadi ancaman yang semakin serius untuk Indonesia, untuk bumi, dan manusia. Sehingga bukan hanya dalam konservasi, tetapi kita juga mengapresiasi YIARI dalam memberikan penguatan kepada masyarakat di bidang pertanian, di bidang nelayan, perhutanan sosial, hutan adat, dan perekonomian masyarakat. Semua upaya ini perlu kita dukung demi masa depan Indonesia, demi masa depan dunia, dan demi kelangsungan hidup manusia,” ujarnya menambahkan.

Keren banget ya? Wakil rakyat dari Senayan aja sampai dateng lho buat menyampaikan dukungannya ke ibu-ibu di Ketapang ini.  Kita bisa belajar banyak nih dari Power of Mama, kalau ada niat dan semangat, nggak ada yang nggak mungkin. Jadi, jangan pernah meremehkan potensi diri kita sendiri untuk berbuat baik bagi lingkungan dan sesama, kayak ibu-ibu hebat di TPOM ini!

Heribertus Suciadi

Dukung satwa-satwa dilindungi Indonesia dengan membagikan kisah ini di sosial mediamu atau ikut berdonasi untuk satwa-satwa di pusat rehabilitasi kami dengan mengklik link di sini.

Dukung satwa-satwa dilindungi Indonesia dengan membagikan kisah ini di sosial mediamu atau ikut berdonasi untuk satwa-satwa di pusat rehabilitasi kami dengan mengklik link di sini.

Kabar YIARI

7
Feb 23, 2024

Lowongan Kerja – Spesialis Manajemen Program – Bogor, Jawa Barat

DIBUTUHKAN SEGERA Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) adalah organisasi nirlaba yang bergerak dibidang upaya penyelamatan, perlindungan dan konservasi satwa liar Indonesia, khususnya satwa primata, seperti orangutan, kukang, monyet ekor...

Artikel Terkait