Empat Orangutan Diselamatkan dari Perkebunan Warga Siduk

Rabu, 18 November 2015 | 16:50 WIB

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,KETAPANG – Yayasan Inisiasi Alam Rehabiltasi (YIARI) bekerjasama dengan BKSDA Ketapang dan PT KAL berhasil mentranslokasi empat individu orangutan dari Siduk, Selasa (17/11/2015). Satu di antara orangutan yang berhasil diselamatkan itu masih bayi. Keempat invidu ini diselamatkan dari perkebunan milik warga di Jalan Siduk Km 3 dan 4 Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang.

Operasi penyelamatan ini diawali dari laporan warga bahwa ada beberapa individu yang masuk ke kebun karet milik mereka. Menerima laporan warga, YIARI Ketapang langsung mengirimkan tim Human-Orangutan Conflict Response Team (HOCRT) untuk melakukan verifikasi dan survey.

Tim HOCRT yang dikirim ke lapangan ini memkonfirmasi bahwa memang ada beberapa individu yang terjebak di hutan dekat perkebunan warga. Mendapat laporan dari tim HOCRT, YIARI ketapang segera menghubung BKSDA Kalimantan Barat SKW I Ketapang untuk membahas operasi penyelamatan orangutan.

Dari hasil diskusi diputuskan bahwa orangutan ini akan ditranslokasikan ke area High Conservation Value (HCV) PT Kayung Agro Lestari (KAL). Lokasi ini dipilih karena berada tidak jauh dari lokasi penemuan orangutan. Nardi, Manager Konservasi PT KAL mengataka sesuai dengan komitmen PT KAL terhadap pengelolaan dan penyelamatan lingkungan, maka pihak perusahaan mengalokasikan areal seluas 3,884 ha sebaga areal konservasi (HCV).

“Kami juga menerjunkan tim satgas konservasi kami untuk membantu proses penyelamatan dan translokasi dan menyediakan hutan seluas 2.330 ha sebagai tempat pelepasan orangutan yang berhasil diselamatkan. Kondisi hutan yang bagus serta adanya pohon pakan juga akan menjamin kelangsungan hidup orangutan di sini,” tambahnya.

Operasi penyelamatan ini dimulai sejak pukul 07.00 pagi. Tim HOCRT yang berada di lapangan segera menunjukkan lokasi orangutan kepada tim penyelamat. Tim medis menggunakan senapan bius karena orangutan yang akan dipindahkan adalah orangutan liar.

Sumber : tribunnews.com

Share:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Event

Kabar Kukang

Kabar Orangutan

Tentang Kami

Yayasan IAR Indonesia merupakan lembaga non-profit yang bergerak di bidang pelestarian primata di Indonesia dengan berbasis pada upaya penyelamatan, pemulihan, pelepasliaran dan pemantauan pascalepasliar. IAR Indonesia juga berkomitmen memberikan perlindungan primata dan habitatnya dengan pendekatan holistik melalui kerja sama multipihak untuk mewujudkan ekosistem harmonis antara lingkungan, satwa dan manusia.

Ikuti kami

Dapatkan yang terbaru dari kami

Tanpa spam dan hal yang mengganggu lainnya

Lainnya

Kabar Lainnya

Kilas Balik Kami di 2020!

Tak terasa kita sudah berada di penghujung 2020. Kami yakin semua di antara kita mengalami hal yang sama, yakni perasaan

Dapatkan kabar terbaru kami

Penyelamatan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit

Pemulihan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit

Pelepasliaran

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit