Dua Mahasiswa Hong Kong Menjadi Volunteer di YIARI Ciapus

CIAPUS – Dua orang mahasiswi dari Universitas Hong Kong dan Universitas Cina Hong Kong bernama Flora dan Lin menjadi volunteer di Pusat Rehabilitasi Primata Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Ciapus, Bogor, Jawa Barat. Mahasiswa yang tergabung dalam Ocean Park Conservation Foundation (OPCF) Hong Kong itu membantu kegiatan konservasi tim YIARI di Ciapus, Bogor sejak 17 Juni – 1 Juli 2015 lalu.

IMG_9881

Flora dan Lin bermaksud untuk mempelajari upaya-upaya penyelamatan, rehabilitasi dan konservasi yang dilakukan oleh tim YIARI Ciapus terhadap satwa liar khusunya primata. Sesampainya di Pusat Rehabilitasi YIARI Ciapus, Flora dan Lin segera membagi waktu dan tugas untuk mengikuti seluruh kegiatan tim YIARI mulai dari kandang monyet ekor panjang, monyet ekor pendek, kukang, observasi satwa, membantu staf media hingga monitoring satwa di kandang habituasi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

IMG_0094

Flora mengatakan, selama menjadi volunteer dai YIARI Ciapus dia belajar banyak hal mengenai primata. Pada hari pertama kegiatan, Flora dan Lin mengikuti kegiatan tim medis yang melakukan pengecekan kesehatan kukang dan bayi kukang. “Sebelum diselamatkan oleh tim YIARI, mereka dijadikan hewan peliharaan. Akibatnya, keduanya menderita hipokalsemia bahkan ibu kukang mengalami patah tulang. Tim medis menyediakan mereka dengan suplemen kalsium rutin dan vitamin D untuk meningkatkan tulang dan kondisi tubuh,” ujar Flora dalam laporan tertulisnya di jejaring sosial resmi OPCF.

11694741_1103617503001696_1173202478610481824_n

Hari berikutnya, mereka membantu tim perawat monyet ekor panjang membuat pengayaan atau enrichment dari buah cokelat. Mereka juga melakukan pengamatan terhadap perilaku monyet ekor panjang di kandang sosialisasi. Setelah membantu tim monyet ekor panjang, Flora dan Lin mulai mengikuti kegiatan tim perawat kukang pada malam hari. Mereka belajar membantu memberi makan dan mengamati perilaku kukang yang sedang direhabilitasi.

11046225_1103617559668357_4509991974347145346_o

Flora dan Lin juga ikut kegiatan monitoring (pemantauan) Bella, kukang jawa yang sedang di berada di kandang habituasi di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Selama periode pengamatan, Bella banyak makan nectar pohon kaliandra dan serangga. Bella sepertinya tidak suka keberadaan pengunjung manusia sangat banyak. Tapi itu berarti baik untuk perilaku liar Bella,” ujar Lin.

Selama menjadi volunteer di YIARI Ciapus, mereka mengaku senang dan mendapat banyak ilmu dan pengalaman baru. Rencananya, pengalaman volunteer tersebut akan mereka bagi dengan teman-teman di Hong Kong sehingga bisa menularkan semangat konservasi lebih luas lagi.

 

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Dapatkan kabar terbaru kami

Penyelamatan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit

Pemulihan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit

Pelepasliaran

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit