Bayi Orangutan Kembali Diselamatkan di Ketapang

Bayi Orangutan Kembali Diselamatkan di Ketapang

Orangutan di Ketapang diselamatkan lembaga swadaya masyarakat IAR (International Animal Rescue) (FOTO ANTARA)
Ketapang (Antara Kalbar) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang dan Yayasan Inisiasi Alam dan Rehabilitasi Indonesia (YIARI) menyelamatkan satu bayi orangutan di Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Senin (27/7).Untuk menyelamatkan bayi orangutan ini tim harus menempuh jarak kurang lebih 21 kilometer. Setelah sampai di lokasi tim langsung ke rumah pemilik bayi orangutan berjenis kelamin laki-laki ini dan melakukan penyelamatan sambil disaksikan warga sekitar.Maman, pemilik bayi orangutan menjelaskan, bayi orangutan tersebut ditemukan di kawasan Hutan Sungai Besar. “Saya temukan bayi orangutan ini sekitar tiga pekan lalu. Saat itu saya sedang memancing ikan di danau dekat kawasan Hutan Sungai Besar,” ungkapnya.Diceritakannya ketika itu ia mendengar suara aneh di sekitar tempatnya mancing. Setelah dicari ternyata suara itu adalah satu bayi orangutan yang ditinggalkan induknya. “Bayi orangutan ini ditinggal induknya memanjat pohon kayu yang sudah mati,” tuturnya.

Ia mengaku mengambil bayi orangutan tersebut karena merasa iba serta khawatir jika dibiarkan akan mati karena ditinggalkan induknya. Sebab itu ia membawa bayi orangutan tersebut pulang ke rumahnya untuk dirawat.

“Saya khawatir bayi orangutan itu mati karena ditinggalkan induknya. Maka bayi orangutan ini  langsung saya bawa pulang dan diberi minum susu,” ucapnya.

Kemudian ia meminta bantuan warga lain agar memberitahukan kepada pihak berwenang serta menyampaikan kepada pihak Yayasan Palung bahwa bayi orangutan itu mau diserahkannya agar mendapatkan perawatan lebih baik.

Petugas Yayasan Palung, Edi Rahman mengatakan di lokasi ditemukannya bayi orangutan ini terdapat kawasan hutan. Namun statusnya kawasan hutan produksi luasnya sekitar 4.825 hektar dan hutan produksi konservasi luasnya sekitar 2 ribu hektar.

“Kawasan hutan ini merupakan habitat dan masih terdapat populasi orangutan. Tapi di sekitar hutan itu terdapat berbagai ancaman kelestarian orangutan. Seperti pembukaan perkebunan sawit, pertambangan illegal, kebakaran hutan dan illegal logging,” katanya.

Penyerahan bayi orangutan ini oleh Maman kepada petugas disertai  surat penandatangan Berita Acara (BA) serah terima. Setelah itu bayi orangutan tersebut dibawa ke pusat rehabilitasi YIARI di Desa Sei Awan Kiri Kecamatan Muara Pawan.

Menurut keterangan warga di lokasi ditemukannya bayi orangutan ini juga sering ditemukan orangutan masuk dan merusak tanaman masyarakat. Bahkan beberapa bulan terakhir pihak BKSDA danYIARI telah merescue beberapa individu orangutan dari lokasi tersebut.

Pada proses rescue ini juga disaksikan banyak warga. Momen ini dimanfaatkan perwakilan BKSDA, Adi Susilo menyampaikan himbauan kepada warga untuk tidak memelihara dan memburu serta memperdagangkan satwa dilindungi termasuk orangutan.

Pewarta: John
Sumber: AntaraNews

Share:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Event

Kabar Kukang

Kabar Orangutan

Tentang Kami

Yayasan IAR Indonesia merupakan lembaga non-profit yang bergerak di bidang pelestarian primata di Indonesia dengan berbasis pada upaya penyelamatan, pemulihan, pelepasliaran dan pemantauan pascalepasliar. IAR Indonesia juga berkomitmen memberikan perlindungan primata dan habitatnya dengan pendekatan holistik melalui kerja sama multipihak untuk mewujudkan ekosistem harmonis antara lingkungan, satwa dan manusia.

Ikuti kami

Dapatkan yang terbaru dari kami

Tanpa spam dan hal yang mengganggu lainnya

Lainnya

Kabar Lainnya

Kilas Balik Kami di 2020!

Tak terasa kita sudah berada di penghujung 2020. Kami yakin semua di antara kita mengalami hal yang sama, yakni perasaan

Dapatkan kabar terbaru kami

Penyelamatan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit

Pemulihan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit

Pelepasliaran

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit